Inovasi PECEL BU SITA
- oleh admin1
- 26 Oktober 2023 12:25:53
- 3983 views
Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan upaya kesehatan, yang berperan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas harus mendukung tiga fungsi pokok Puskesmas, yaitu sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan, pusat pemberdayaan masyarakat, dan pusat pelayanan kesehatan strata pertama yang meliputi pelayanan kesehatan perorangan dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas meliputi 2 (dua) kegiatan, yaitu kegiatan yang bersifat manajerial berupa pengelolaan Sediaan Farmasi dan Bahan Medis Habis Pakai dan kegiatan pelayanan farmasi klinik (Peraturan Menteri Kesehatan RI No 74 tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas, 2016)
Pengelolaan Sediaan Farmasi dan Bahan Medis Habis Pakai merupakan salah satu kegiatan pelayanan kefarmasian, yang dimulai dari perencanaan, permintaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, , pemusnahan, pengendalian, pencatatan dan pelaporan serta pemantauan dan evaluasi. Tujuannya adalah untuk menjamin kelangsungan ketersediaan dan keterjangkauan Sediaan Farmasi dan Bahan Medis Habis Pakai yang efisien, efektif dan rasional, meningkatkan kompetensi/kemampuan tenaga kefarmasian, mewujudkan sistem informasi manajemen, dan melaksanakan pengendalian mutu pelayanan.
Dalam kegiatan pengelolaan Sediaan Farmasi dan Bahan Medis Habis Pakai tentu membutuhkan laporan bulanan sebagai administrasi, aspek pengendalian sebagai monitoring dan evaluasi pengelolaan. Laporan Bulanan Kefarmasian di Puskesmas saat ini boleh dibilang sangat banyak. Tercatat ada 30 laporan bulanan kefarmasian di Puskesmas. Laporan bulanan ini harus di laporkan dalam aplikasi, dan beberapa masuk sebagai evaluasi kegiatan dalam rapat Puskesmas.
|
No |
Nama Laporan Bulanan |
Batas Waktu Pengumpulan laporan |
Tujuan Pengiriman Laporan |
|
1 |
LPLPO (Laporan Pemakaian dan Lembar Permintaan Obat) (SimoKu) |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Dinkes KP |
|
2 |
LPLP BMHP |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Dinkes KP |
|
3 |
LPLP Vaksin |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Dinkes KP |
|
4 |
POR (Penggunaan Obat Rasional) |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Internal |
|
5 |
Stok Opname Obat, BMHP, Reagen, Vaksin |
Tanggal 31 (akhir bulan) |
Dinkes KP |
|
6 |
Stok Opname Vaksin rutin, BIAS, dan covid-19 di aplikasi SMILE. |
Tanggal 31 (akhir bulan) |
Aplikasi SMILE |
|
7 |
Rekap pencatatan PIO (Pemberian Informasi Obat) |
Tanggal 31 (akhir bulan) |
Internal |
|
8 |
Rekap pencatatan Konseling |
Tanggal 31 (akhir bulan) |
Internal |
|
9 |
Monitoring Suhu Ruangan Gudang dan Kulkas |
Tanggal 31 (akhir bulan) |
Internal |
|
10 |
Register Pemakaian Psikotropika dan OOT. |
Tanggal 31 |
Internal |
|
11 |
SIHA (Sistem Informasi HIV Aids) |
cut off tanggal 25 |
Aplikasi SIHA |
|
12 |
SITB (Sistem Informasi TB) |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Aplikasi SITB |
|
13 |
Aplikasi Selena (ketersediaan 40 obat indikator dan 5 vaksin) |
Cut off tanggal 25 bulan berjalan |
Aplikasi Selena / e-monev katalog obat |
|
14 |
Aplikasi Simona |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Aplikasi Simona |
|
15 |
Laporan Ketersediaan Obat Sesuai Forkab |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Internal |
|
16 |
Laporan Kesesuaian Peresepan Sesuai Forkab |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Internal |
|
17 |
Monitoring Obat Emergensi. |
Tanggal 31 (akhir bulan) |
Internal |
|
18 |
Laporan Insiden |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Internal / Mutu |
|
19 |
Laporan Obat ED / Kadaluwarsa. |
Tanggal 31 (akhir bulan) |
Dinkes KP |
|
20 |
Rekonsiliasi Persediaan. |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Dinkes KP |
|
21 |
PTO (Pemantauan Terapi Obat) |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Internal |
|
22 |
SBBK Puskesmas (Surat Bukti Barang Keluar) |
Tanggal 31 (akhir bulan) |
Internal |
|
23 |
Daftar Obat LASA dan High Alert |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Internal |
|
24 |
Pemantauan Identifikasi Pasien dan LASA |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Internal |
|
25 |
Survei Waktu Tunggu Pelayanan Kefarmasian |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Internal |
|
26 |
Input Faktur Obat dan BMHP |
Tanggal 31 (akhir bulan) |
Internal |
|
27 |
MESO (Monitoring Efek Samping Obat) |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Internal |
|
28 |
Laporan PKP |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
UKP |
|
29 |
Laporan Indikator Mutu Layanan Klinis |
Tanggal 5 bulan berikutnya |
Mutu |
|
30 |
Skrining Administrasi Resep |
Tanggal 31 (akhir bulan) |
UKP |
Tahapan pengendalian, administrasi dan pemantauan evaluasi merupakan hal yang akan mempengaruhi proses perencanaan, apabila tahapan tersebut tidak dilakukan secara baik maka sisklus pengelolaan obat tidak berjalan dengan baik pula. Berdasarkan yoku sanjaya dalam penelitian di tahun 2017, pemantauan persediaan menjadi tantangan yang besar dalam pengelolaan logistik baik di tingkat puskesmas, Dinas kesehatan kabupaten, dinas kesehatan propinsi maupun tingkat kementerian. Perlu peningkatan dan ketepatan laporan baik secara timeline maupun akurasi datanya sehingga menghasilkan keputusan / kebijakan dalam pengelolaan obat logistik yang lebih baik.
ketepatan dan keakuratan pelaporan memberikan manfaat secara tidak langsung adalah menjaga ketersediaan obat yang akan berdampak pada pengobatan rasional dan keselamatan pasien. Sehingga menguatkan perlunya inovasi dalam rangka meningkatkan akurasi dan ketepatan waktu pelaporan bagi Puskesmas, Dinas Kesehatan serta Kementerian Kesehatan.
Dengan sedemikian pentingnya fungsi pelaporan dalam membantu mengambil kebijakan baik di tahapan perencanaan di tingkat puskesmas maupun kabupaten maka diperlukan tools yang dapat membantu mengingatkan semua laporan bulanan kefarmasian yang harus dikerjakan tepat waktu. Untuk itulah Ade Doni Irawan, A.Md.Farm membuat inovasi PECEL BU SITA (Pengingat Centang Laporan Bulanan Kefarmasian Tepat Waktu).
Beberapa hal yang mendasari dilakukannya inovasi ini diantaranya adalah:
- Urgensi tersusunnya laporan tepat waktu
- Output laporan bulanan kefarmasian yang harus terlaporkan sangat banyak (30 Laporan)
- Jadwal pengumpulan laporan bulanan kefarmasian di tiap periodenya selalu bersamaan
Tujuan Inovasi
Inovasi PECEL BU SITA mempunyai tujuan mendukung program kesehatan dengan menjaga ketersediaan farmasi melalui kegiatan pelaporan obat tepat waktu di UPT Puskesmas Kokap II. Dan secara khusus bertujuan:
- Membantu petugas farmasi menginventaris laporan bulanan kefarmasian yang harus
- Membantu mengingatkan petugas farmasi untuk menyelesaikan laporan tepat
- Membantu Puskesmas lain di Kulon Progo agar menyelesaikan laporan kefarmasian bulanan tepat waktu
Keunggulan dan Penerapan
Keunggulan inovasi PECEL BU SITA:
- Mudah digunakan, tinggal geser checklist ke centang jika sudah atau silang jika belum
- Murah
- Menarik. Tampilan tools sekilas seperti mainan
PECEL BU SITA dibuat dari bahan papan plastik. Judul papan bagian atas terbuat dari plywood full vernis. Untuk nama laporan terbuat dari kertas. Penggunaan tools ini sangat mudah. Petugas farmasi tinggal menggeser checklist ke centang hijau jika sudah dikerjakan, atau silang jika belum.
Dengan adanya inovasi PECEL BU SITA, farmasi Puskesmas Kokap II Ade Doni Irawan, A.Md.Farm mendapatkan penghargaan “LPLPO tercepat No 1” (data pelaporan Januari 2022-Oktober 2022) Puskesmas se-Kulon Progo dalam acara Penggalangan Komitmen Pengelola Obat Kulon Progo, 13 November 2022. Selanjutnya, dalam Paparan Evaluasi Pelaporan Yanfar Triw. 4 Tahun 2022 via zoom meeting. tim farmasi Puskesmas Kokap II mendapatkan penghargaan apresiasi atas nama apt. Ria Wahyu Dewanti, S. Farm (APJ farmasi Puskesmas Kokap II) kategori “Penyampaian Laporan Tercepat bulan Desember 2022 dan Memenuhi Standar Pelayanan Kefarmasian di Puskesmas”. Bukti bahwa Pecel Bu Sita tidak hanya bermanfaat bagi satu orang, tapi juga bisa bermanfaat bagi tim farmasi Puskesmas Kokap II.
Program inovasi PECEL BU SITA ini telah direplikasi oleh 10 Puskesmas lain di Kulon Progo. Total 11 dari 21 Puskesmas sudah menggunakan PECEL BU SITA (data per 16 September 2023). Update, saat ini Pecel Bu Sita telah di replikasi oleh seluruh Puskesmas di Kulon Progo. (data per 7 Desember 2023).
ditulis oleh : Ade Doni



