MMD (Musyawarah Masyarakat Desa) Tahun 2026

MMD (Musyawarah Masyarakat Desa) adalah pertemuan perwakilan warga, tokoh masyarakat, dan petugas Puskesmas untuk membahas masalah kesehatan di wilayah tersebut. Tujuan utamanya adalah menganalisis hasil Survei Mawas Diri (SMD) dan menyepakati rencana penanggulangan bersama.

Menindaklanjuti kegiatan SMD yang sudah dilaksanakan bulan sebelumnya, Puskesmas Kokap II kali ini mengadakan MMD yang dilaksanakan di Rumah Budaya Segajih pada tanggal 25 Juni 2026. Peserta yang diundang meliputi Lurah, Carik, Kamituwo, Ketua PKK, Ketua Bamuskal, Ketua Karang Taruna, Perwakilan Dukuh, Kader Balita/Lansia, baik dari Kalurahan Hargotirto dan Hargowilis.

Acara diawali dengan sambutan dari Ibu Kepala Puskesmas dr. Arum Ermi Wijayanti yang dilanjutkan dengan penyampaian materi tentang MMD dan paparan hasil SMD dengan harapan pertemuan nantinya akan memperoleh hasil sesuai dengan tujuan MMD yang diharapkan. Kemudian dilanjutkan materi evaluasi kegiatan Posyandu oleh Sahir dan materi dukungan dana BOK dalam kegiatan posyandu dan kegiatan lain dalam mendukung penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang bersifat promotif (peningkatan kesehatan) dan preventif (pencegahan penyakit) di wilayah kerja Puskesmas Kokap II yang disampaikan oleh Latiful Hakim.

Acara berikutnya dengan membentuk kelompok kecil sesuai Kalurahan masing-masing membahas hasil SMD yang sudah dilaksanakan bulan sebelumnya. Dipandu oleh petugas Puskesmas dengan penyampaian kembali hasil SMD, kemudian perwakilan dari Perangkat Desa/Kalurahan memimpin pembahasan dengan mengidentifikasi dan mencari prioritas masalah kesehatan mana yang paling mendesak yang akan ditindaklanjuti. Selanjutnya merumuskan solusi dan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang disepakati bersama.

Kegiatan MMD ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat agar warga lebih mandiri dalam mengenali dan menyelesaikan masalah kesehatan desanya. Acara MMD ditutup dengan foto bersama dan ramah tamah peserta di Rumah Budaya Segajih.